Doa Mengisi Tangan Untuk Pengobatan

Amalan Dzikir dan Doa Mengisi Tangan Untuk Pengobatan

Posted on

Amalan Dzikir dan Doa Mengisi Tangan Untuk Pengobatan. Artikel ini dimulai dengan suatu hal yang sudah tidak asing lagi dalam tradisi kearifan lokal kita: doa. Doa tidak hanya berfungsi sebagai komunikasi spiritual, namun juga kerap kali ditemui dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pengobatan.

Salah satu contoh adalah ‘Doa Mengisi Tangan untuk Pengobatan’. Sebuah praktik ini menggabungkan elemen keyakinan, meditasi, dan terapi energi untuk menyembuhkan dan meredakan rasa sakit.

Dalam artikel ini, kita akan mempelajari lebih dalam tentang doa mengisi tangan untuk pengobatan, bagaimana cara mempraktikkannya, dan bagaimana doa ini mampu bekerja dalam pengobatan.

Jadi, mari kita jelajahi dunia spiritual dan pengobatan tradisional ini bersama-sama, membuka pikiran dan hati kita terhadap pengetahuan dan pemahaman baru.

Pengobatan dengan Media Tangan

Doa Mengisi Tangan Untuk Pengobatan

Di tengah-tengah kemajuan teknologi medis yang begitu pesat, terdapat sebuah metode pengobatan yang unik, yaitu pengobatan dengan media tangan. Metode ini memadukan elemen tradisi dan ilmu pengetahuan modern, menciptakan sebuah pendekatan holistik dalam penanganan berbagai penyakit.

Sejak zaman dahulu, tangan telah dipercaya memiliki energi penyembuhan yang kuat, sebuah konsep yang hingga kini masih digunakan dalam berbagai metode pengobatan alternatif.

Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi lebih jauh tentang bagaimana doa mengisi tangan untuk pengobatan dan bagaimana metode ini dapat memperkaya praktik pengobatan kita saat ini.

Doa Mengisi Tangan Untuk Pengobatan

Adapun untuk doa pijat adalah sebagai berikut:

جِبْرِيلْ مِيْكاَئِيلْ اِسْرَافِيلْ عِزْرَاعِيلْ مُنْكَرْ نَكِيرْ رَقِيبْ عَتِيدْ مَالِكْ رِضْوَانْ

Jibril Mikail Isrofil Izroil Munkar Nakir Rokib Atid Malik Ridwan

أَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللّٰهِ
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ.

قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ. قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي
أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ.

QOOLA MAN YUHYIL (dibaca: MAYYUHYIL) ‘IDZOOMA WAHIYA ROMIIM, QUL YUHYIIHAL LADZII ANSYA-AHAA AWWALA MARROH, WAHUWA
BIKULLI KHOLQIN ‘ALIIM.

Artinya:

Orang kafir berkata, “Siapakah yang mampu menghidupkan kembali tulang-belulang yang telah hancur luluh?” Katakanlah (Muhammad), “Yang akan menghidupkannya adalah Allah yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.”

Cara Mengamalkan Doa Mengisi Tangan Untuk Pengobatan

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam mengamalkan doa mengisi tangan untuk pengobatan:

  1. Sebelum memulai pemijatan, bacalah surat Al Fatihah sebanyak tujuh kali.
  2. Ucapkan doa khusus untuk mengurut dan memijat seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
  3. Lanjutkan dengan memijat secara perlahan dan berkesinambungan pada area otot atau sendi yang mengalami nyeri.
  4. Selama proses pemijatan berlangsung, tetaplah mengucapkan doa yang telah disampaikan hingga pemijatan selesai.

Amalan ini sangat cocok bagi para terapis pijat dan pengurut untuk membantu proses penyembuhan orang yang diurut atau dipijat.

Dengan mengucapkan ayat-ayat di atas, insya Allah, berbagai keluhan seperti keseleo, sakit tulang, encok, dan lain sejenisnya dapat disembuhkan dengan lebih mudah dengan izin dan pertolongan Allah, karena terdapat berkah dalam ayat tersebut.

Doa Menyembuhkan Segala Penyakit

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, Nabi Muhammad SAW pernah mengungkapkan bahwa setiap penyakit yang ada di dunia ini pasti memiliki obatnya. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa berusaha, bersabar, dan berdoa kepada Allah untuk meminta kesembuhan.

Dikutip dari situs Nahdlatul Ulama (NU Online), berikut ini adalah bacaan doa yang dapat digunakan untuk menyembuhkan segala jenis penyakit dengan menggunakan air putih, seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran dan Hadist.

1. Surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah dikenal sebagai salah satu doa yang paling efektif, yang dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ad Darimi dari Abu Sa’id, Surat Al-Fatihah juga dikenal dengan nama Asy Syafiyah, yang berarti ‘penyembuh’. Surat ini dapat dibacakan pada segelas air putih, yang kemudian diminum oleh orang yang sedang sakit. Berikut adalah bacaannya.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ – ١ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ – ٢ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ – ٣ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ – ٤ اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ – ٥ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ – ٦ صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ – ٧
Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil alamin. Ar rahmanir rahim. Maliki yaumid din. Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Ihdinas siratal mustaqim. Siratal lazina an’amta ‘alaihim ghairil maghdubi ‘alihim wa lad dallin.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kamu sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta perolongan. Tunjukilah jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang Engkai beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

2. Doa dalam Hadist Riwayat Abu Dawud

Merujuk pada Hadist yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan tercantum dalam kitab Ath Thib, Nabi Muhammad SAW pernah membacakan doa-doa di hadapan air putih untuk Tsabit bin Qais ra. Kemudian beliau memerintahkan Tsabit untuk menyiramkan air tersebut ke tubuhnya. Berikut adalah doa yang sering dibacakan Rasulullah SAW ketika mendoakan orang yang sakit.

اللهم رب الناس، أذهب البأس، واشف أنت الشافي، لا شفاء إلا شفاؤك، شفاء لا يغادر سقماً
Allaahumma rabbannaas adz-hibil ba’sa wasyfi antasy syaafii laa syifaa-a illa syifaauka syifaa-an laa yughaadiru saqamaa.

Artinya: “Ya Allah, Rabb bagi manusia. Hilangkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah. Engkaulah yang Maha menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan hanya dari-Mu. Berikanlah kesembuhan yang tidak meninggalkan sisa sedikit pun.”

3. Doa dalam Hadist Riwayat Imam Muslim

Dikutip dari kitab Riyadhush Shalihin yang ditulis oleh Imam An Nawawi, suatu saat Abu Abdillah Ustman bin Abu Al-Ash menceritakan kepada Nabi Muhammad SAW tentang penyakit yang sedang dihadapinya. Kemudian, beliau mengajarkan amalan dan doa yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit, sebagai berikut.

بِسْمِ اللَّهِ
Bismillāh (dibaca 3 kali)

Artinya: “Dengan nama Allah.”

Dilanjutkan dengan membaca:
أَعُوذُ بِاَللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

A’ūdzu billāhi wa qudratihī min syarri mā ajidu wa uhādziru (dibaca 7 kali)
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan kukhawatirkan.” (HR Imam Muslim)

4. Doa Nabi Ayyub

Dalam Surah Al-Anbiya ayat 83 di Al-Quran, diceritakan bahwa Nabi Ayyub AS pernah mengalami cobaan berupa penyakit berat yang berlangsung selama bertahun-tahun. Kemudian, beliau mengucapkan doa yang sekarang diyakini sebagai doa penyembuh segala jenis penyakit. Berikut adalah bacaannya.

اللَّهُمَّ اَنِّىۡ مَسَّنِىَ الضُّرُّ وَاَنۡتَ اَرۡحَمُ الرّٰحِمِيۡنَ

Allahumma Inni Massaniyadh-dhurru wa Anta Arhamur Rohimin.

Artinya: “Ya Allah Tuhanku, sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua penyayang.”

Penutup

Kita dapat menyimpulkan bahwa doa mengisi tangan untuk pengobatan merupakan sebuah tradisi spiritual yang kaya dan penuh makna. Walaupun kemajuan teknologi medis telah memberikan banyak opsi pengobatan, namun doa dan kekuatan spiritual tetap menjadi bagian integral dalam proses penyembuhan.

Metode ini menjadi bukti nyata bahwa kesehatan bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang keseimbangan antara badan, pikiran, dan jiwa. Dengan mengamalkan doa ini, kita tidak hanya berusaha menyembuhkan penyakit fisik, tetapi juga membantu memulihkan keseimbangan jiwa dan raga.

Ingatlah bahwa setiap usaha pengobatan harus dilakukan dengan penuh keyakinan dan harapan, serta selalu diiringi dengan doa dan memohon pertolongan kepada Yang Maha Kuasa. Semoga dengan praktik ini, kita dapat merasakan manfaatnya dan membantu mempercepat proses penyembuhan bagi diri kita sendiri dan orang lain.

Terakhir, kita selalu harus ingat bahwa segala bentuk pengobatan hanya akan efektif jika diiringi dengan gaya hidup yang sehat dan pola makan yang baik. Jaga kesehatan kalian dan selalu percaya pada kekuatan doa. Semoga artikel exponesia.id mengenai doa mengisi tangan untuk pengobatan ini bermanfaat dan memberikan wawasan baru bagi kalian. Terima kasih telah membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *